Mata pelajaran Akuntansi pada Fase F (kelas XI–XII SMK) berfokus pada penguatan kompetensi peserta didik dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip akuntansi secara praktis. Dalam fase ini, siswa dibekali kemampuan menyusun laporan keuangan perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur, serta memahami akuntansi lembaga pemerintah, perpajakan, dan penggunaan aplikasi komputer akuntansi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Capaian Pembelajaran di akhir fase ini mencakup penguasaan hard skills di bidang akuntansi, serta pengembangan soft skills seperti integritas, ketekunan, komunikasi efektif, dan manajemen waktu yang baik. Hal ini bertujuan agar peserta didik tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja dengan karakter profesional yang kuat.

Contoh ATP Akuntansi Fase F Kelas 11-12 SMK
Contoh ATP Akuntansi Fase F Kelas 11–12 SMK berikut disusun berdasarkan capaian pembelajaran resmi, dengan fokus pada penguasaan keterampilan akuntansi perusahaan, aplikasi digital, hingga perpajakan. ATP ini dirancang untuk memandu guru dalam menyusun pembelajaran yang relevan dan kontekstual di kelas.
A. Contoh ATP Akuntansi Fase F Kelas 11–12 SMK (1)
| Elemen | Capaian Pembelajaran | Tujuan Pembelajaran | ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) |
| 1. Akuntansi Perusahaan Jasa | Peserta didik memahami siklus akuntansi perusahaan jasa dan mampu menyusun laporan keuangannya. | Menyusun laporan keuangan perusahaan jasa secara lengkap. | Menganalisis transaksi, membuat jurnal umum, memposting ke buku besar, menyusun neraca saldo, dan laporan keuangan akhir periode. |
| 2. Akuntansi Perusahaan Dagang | Peserta didik memahami sistem pencatatan dan laporan keuangan perusahaan dagang. | Menghitung dan mencatat transaksi pembelian, penjualan, serta beban dalam perusahaan dagang. | Mencatat transaksi ke dalam jurnal khusus, mengelompokkan transaksi dalam buku besar pembantu, dan menyusun laporan laba rugi serta neraca perusahaan dagang. |
| 3. Akuntansi Perusahaan Manufaktur | Peserta didik memahami perhitungan biaya produksi dan laporan keuangan perusahaan manufaktur. | Menyusun laporan harga pokok produksi dan laporan keuangan manufaktur. | Mengidentifikasi biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead, menyusun laporan HPP, dan menyajikan laporan laba rugi manufaktur secara rinci. |
B. Contoh ATP Akuntansi Fase F Kelas 11–12 SMK (2)
| Elemen | Capaian Pembelajaran | Tujuan Pembelajaran | ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) |
| 1. Aplikasi Komputer Akuntansi | Peserta didik mampu menggunakan software akuntansi untuk mencatat dan menyajikan laporan keuangan. | Mengoperasikan aplikasi komputer akuntansi untuk transaksi dasar dan pelaporan. | Mempelajari interface aplikasi, menginput data transaksi, mencetak faktur, dan menyusun laporan keuangan otomatis dengan software seperti Accurate atau MYOB. |
| 2. Akuntansi Instansi Pemerintah | Peserta didik memahami sistem akuntansi keuangan pemerintah berdasarkan regulasi yang berlaku. | Mencatat transaksi keuangan lembaga/instansi pemerintah dengan prosedur resmi. | Mempelajari siklus akuntansi pemerintah, membuat bukti kas masuk/keluar, mencatat dalam buku kas umum, dan menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan instansi. |
| 3. Sistem Pencatatan Digital | Peserta didik mampu menyesuaikan diri dengan sistem akuntansi berbasis teknologi digital. | Menjelaskan manfaat digitalisasi pencatatan keuangan dan mengimplementasikannya. | Mengidentifikasi perbedaan sistem manual dan digital, mempraktikkan pencatatan melalui spreadsheet/aplikasi online, dan mengevaluasi efisiensi pencatatan digital. |
C. Contoh ATP Akuntansi Fase F Kelas 11–12 SMK (3)
| Elemen | Capaian Pembelajaran | Tujuan Pembelajaran | ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) |
| 1. Perpajakan | Peserta didik memahami prinsip dan prosedur pajak penghasilan dan PPN sesuai peraturan yang berlaku. | Menghitung dan melaporkan PPh 21 dan PPN dari transaksi usaha. | Mengklasifikasikan objek pajak, menghitung PPh/PPN berdasarkan data transaksi, mengisi formulir pajak, dan menyusun laporan pelaporan pajak. |
| 2. Audit Internal Dasar | Peserta didik memahami prinsip dasar pemeriksaan internal untuk meningkatkan akurasi pencatatan keuangan. | Melakukan audit sederhana terhadap laporan keuangan internal. | Menyusun checklist pemeriksaan, membandingkan bukti transaksi dengan jurnal dan buku besar, serta membuat laporan audit internal sederhana. |
| 3. Analisis Laporan Keuangan | Peserta didik mampu menganalisis kinerja keuangan perusahaan melalui laporan keuangan. | Menginterpretasikan rasio keuangan dan memberikan saran peningkatan performa. | Menghitung rasio keuangan (likuiditas, solvabilitas, profitabilitas), membuat grafik analisis, dan memberikan interpretasi hasil analisis dalam bentuk laporan dan presentasi. |
Butuh ATP Akuntansi Kelas 11–12 SMK? Klik untuk Akses Lengkapnya!

Dapatkan ATP Akuntansi Fase F Kelas 11–12 SMK yang siap pakai, sesuai kurikulum terbaru dan selaras dengan arah kebijakan pembelajaran berbasis dunia kerja di situs resmi seperti gtk.or.id. Klik banner di atas ini untuk langsung mengakses dan Temukan modul lainnya dalam proses ajar di kelas Anda sekarang juga!!