Modul Ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Fase F dirancang untuk membekali peserta didik dengan pemahaman menyeluruh mengenai teknik budidaya, manajemen, dan pemasaran produk tanaman pangan serta hortikultura. Modul ini mengintegrasikan konsep agribisnis modern dengan praktik lapangan agar siswa siap menghadapi tantangan industri pertanian yang dinamis.
Melalui modul ini, peserta diharapkan mampu menguasai perencanaan budidaya, pengendalian hama, pemeliharaan kualitas produk, serta strategi pemasaran hasil pertanian. Aktivitas praktik, studi kasus, dan diskusi dirancang untuk menumbuhkan keterampilan teknis, analisis, dan sikap profesional, sehingga siswa dapat mengembangkan agribisnis yang produktif dan berkelanjutan.
CP & ATP Modul Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Fase F

CP & ATP Modul Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Fase F adalah modul pembelajaran yang dirancang untuk membekali guru dan siswa SMK dengan kompetensi agribisnis modern. Modul ini mencakup penguasaan teknik budidaya, manajemen usaha pertanian, pengendalian kualitas, serta strategi pemasaran hasil tanaman pangan dan hortikultura, disusun berbasis Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) agar pembelajaran lebih terstruktur dan aplikatif.
CP ( Capaian Pembelajaran )
Capaian Pembelajaran (CP) merupakan pernyataan yang menjelaskan kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan yang harus dicapai siswa setelah menyelesaikan modul. CP menjadi acuan bagi guru dalam merancang pembelajaran, memastikan siswa menguasai kompetensi yang diharapkan secara terukur dan sistematis.
1. Memahami konsep dasar agribisnis tanaman pangan dan hortikultura
Siswa mampu menjelaskan prinsip dan alur usaha agribisnis tanaman pangan dan hortikultura.
2. Menguasai teknik budidaya tanaman pangan dan hortikultura
Siswa dapat melakukan praktik budidaya tanaman secara tepat.
3. Menerapkan pengendalian hama dan penyakit tanaman
Siswa mampu mengenali dan mengendalikan hama serta penyakit tanaman.
4. Mengelola kualitas dan panen produk tanaman
Siswa dapat memanen dan menjaga mutu produk secara benar.
5. Menyusun strategi pemasaran hasil pertanian
Siswa mampu merencanakan strategi pemasaran dan distribusi produk.
6. Mengembangkan keterampilan analisis agribisnis
Siswa dapat menganalisis biaya, keuntungan, dan efisiensi usaha.
7. Menerapkan sikap profesional dan berkelanjutan dalam agribisnis
Siswa menunjukkan etika, tanggung jawab, dan kesadaran lingkungan dalam praktik agribisnis.
ATP ( Alur Tujuan Pembelajaran )
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah panduan sistematis yang menunjukkan urutan langkah-langkah dan tujuan yang harus dicapai siswa selama proses pembelajaran. ATP membantu guru merancang kegiatan belajar yang terstruktur, runtut, dan terukur, sehingga CP dapat dicapai secara efektif melalui praktik, diskusi, dan evaluasi.
| No | Fokus ATP | Tujuan Umum |
| 1 | Konsep dasar agribisnis tanaman pangan dan hortikultura | Siswa memahami prinsip, alur usaha, dan komponen agribisnis tanaman pangan serta hortikultura. |
| 2 | Teknik budidaya tanaman pangan dan hortikultura | Siswa mampu melakukan praktik budidaya tanaman secara tepat, termasuk pengolahan lahan, pemupukan, penyiraman, dan pemeliharaan. |
| 3 | Pengendalian hama dan penyakit tanaman | Siswa mampu mengenali hama dan penyakit tanaman serta menerapkan metode pengendalian yang efektif dan aman. |
| 4 | Pengelolaan kualitas dan panen produk | Siswa dapat menilai kematangan tanaman, memanen dengan benar, dan menerapkan teknik pasca panen untuk menjaga mutu produk. |
| 5 | Strategi pemasaran hasil pertanian | Siswa mampu merencanakan strategi pemasaran, menentukan target pasar, harga, distribusi, dan promosi produk. |
| 6 | Analisis biaya, keuntungan, dan efisiensi usaha agribisnis | Siswa mampu menganalisis biaya produksi, keuntungan, dan efisiensi usaha untuk pengambilan keputusan tepat. |
| 7 | Sikap profesional dan berkelanjutan dalam agribisnis | Siswa menunjukkan etika kerja, tanggung jawab, disiplin, dan kesadaran lingkungan dalam praktik agribisnis. |
Contoh Modul Ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Fase F
Mata Pelajaran: Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
Topik: Teknik Budidaya dan Pemasaran Produk Tanaman Pangan & Hortikultura
Alokasi Waktu: 2 – 3 x 45 menit
Target Pengguna: Guru SMK Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
Deskripsi Modul
Modul ini dirancang untuk membantu guru SMK Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura memberikan pembelajaran terstruktur tentang budidaya, pengendalian hama, panen, pasca panen, dan pemasaran produk tanaman pangan serta hortikultura. Materi mencakup teknik praktis budidaya, manajemen kualitas, strategi pemasaran, serta pengembangan agribisnis berkelanjutan. Aktivitas praktik lapangan, diskusi, dan evaluasi dirancang agar pembelajaran lebih aplikatif dan menumbuhkan keterampilan teknis, analisis, dan profesionalisme siswa.
CP (Capaian Pembelajaran) Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura SMK
Modul ini memandu siswa menguasai keterampilan dasar agribisnis yang meliputi budidaya tanaman, pengendalian hama, panen, dan pemasaran produk. Fokusnya adalah agar siswa siap menerapkan teknik agribisnis yang efektif, produktif, dan berkelanjutan.
- Memahami konsep dasar agribisnis tanaman pangan dan hortikultura.
- Menguasai teknik budidaya tanaman pangan dan hortikultura.
- Menerapkan pengendalian hama dan penyakit tanaman.
- Mengelola kualitas dan panen produk tanaman.
- Menyusun strategi pemasaran hasil pertanian.
- Mengembangkan keterampilan analisis agribisnis.
- Menerapkan sikap profesional dan berkelanjutan dalam agribisnis.
Capaian Umum
Capaian umum bertujuan memandu guru agar pembelajaran fokus pada penguasaan keterampilan praktis dan pemahaman konsep agribisnis. Modul ini memastikan siswa mampu menerapkan praktik budidaya dan pengelolaan produk secara sistematis, kreatif, dan siap menghadapi industri pertanian.
- Memahami konsep dasar agribisnis dan alur usaha pertanian.
- Menguasai teknik budidaya, panen, dan pengendalian kualitas.
- Menunjukkan ketelitian, disiplin, dan tanggung jawab dalam praktik lapangan.
- Mengembangkan keterampilan analisis dan strategi pemasaran untuk usaha pertanian.
ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura SMK
ATP membantu guru mengubah CP menjadi langkah pembelajaran yang praktis, runtut, dan terukur. Kegiatan belajar berfokus pada keterampilan teknis melalui demonstrasi, praktik lapangan, diskusi, serta evaluasi hasil kerja. Modul ini disusun agar siswa memiliki keterampilan siap kerja di bidang agribisnis.
| Tujuan Pembelajaran | Aktivitas Pembelajaran | Assessment/Output |
| 1. Memahami konsep dasar agribisnis tanaman pangan dan hortikultura | Diskusi konsep agribisnis, analisis alur usaha pertanian | Laporan ringkas konsep, kuis pemahaman |
| 2. Menguasai teknik budidaya tanaman pangan dan hortikultura | Demonstrasi guru, praktik pengolahan lahan dan pemeliharaan tanaman | Lembar praktik lapangan, observasi guru |
| 3. Menerapkan pengendalian hama dan penyakit tanaman | Praktik identifikasi hama/penyakit, penggunaan metode pengendalian | Catatan pengendalian hama, evaluasi praktik |
| 4. Mengelola kualitas dan panen produk tanaman | Praktik memanen dan menerapkan pasca panen | Hasil panen, evaluasi mutu produk |
| 5. Menyusun strategi pemasaran hasil pertanian | Latihan merancang strategi pemasaran, menentukan harga dan distribusi | Rencana pemasaran, presentasi kelompok |
| 6. Mengembangkan keterampilan analisis agribisnis | Analisis biaya, keuntungan, dan efisiensi usaha | Laporan analisis usaha, diskusi hasil analisis |
| 7. Menerapkan sikap profesional dan berkelanjutan dalam agribisnis | Diskusi etika, K3 pertanian, dan praktik berkelanjutan | Observasi sikap, laporan refleksi praktik lapangan |
Temukan Modul Ajar Tanaman Pangan dan Hortikultura Fase F Siap Pakai!

Temukan modul ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura di gtk.or.id yang siap digunakan guru SMK. Modul ini membantu guru merancang pembelajaran berbasis CP & ATP dengan langkah praktis, sehingga setiap aktivitas kelas dapat membentuk keterampilan teknis, kreativitas, dan profesionalisme siswa secara efektif.