Mata pelajaran Manajemen Perkantoran dalam Fase F dirancang untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif di bidang administrasi perkantoran modern, pelayanan prima, serta penguasaan teknologi digital untuk mendukung efisiensi kerja. Fokus pembelajaran mencakup pengelolaan dokumen, korespondensi bisnis, pelayanan pelanggan, hingga penggunaan aplikasi perkantoran berbasis cloud dan desktop.
Penyusunan capaian pembelajaran ini berlandaskan pada prinsip Kurikulum Merdeka, yaitu pembelajaran yang berpihak pada murid, kontekstual, serta mengembangkan karakter dan kompetensi abad ke-21. Kurikulum ini memberi ruang fleksibel bagi peserta didik untuk belajar sesuai dengan tahap kemampuannya, melalui aktivitas yang menantang, relevan dengan dunia kerja, dan bermakna secara personal.
Salah satu pendekatan yang digunakan adalah pembelajaran mendalam (Deep Learning), yang tidak hanya menekankan keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman konseptual, keterampilan reflektif, dan kemampuan menerapkan pengetahuan dalam berbagai konteks nyata. Dalam konteks Manajemen Perkantoran, ini diwujudkan melalui metode Project-Based Learning, simulasi layanan perkantoran, studi kasus pelayanan pelanggan, serta kegiatan praktik langsung yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, bertanggung jawab, dan beradaptasi dengan budaya kerja profesional.
CP Capaian Pembelajaran Manajemen Perkantoran Fase F

Berikut pembahasan Capaian Pembelajaran (CP) Fase F untuk program keahlian Manajemen Perkantoran, berdasarkan acuan Kurikulum Merdeka:
Capaian Umum
Pada akhir Fase F, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan karakter kerja profesional sesuai tuntutan dunia kerja, memiliki konsep diri yang positif, serta mampu berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah administratif secara efisien.
Dari sisi hard skills, peserta didik menguasai keterampilan pengelolaan administrasi di bidang manajemen perkantoran, kearsipan, komunikasi layanan, dan penggunaan teknologi perkantoran digital untuk menciptakan pelayanan prima.
Keseimbangan antara penguasaan teknis dan penguatan karakter menjadi landasan penting agar lulusan mampu beradaptasi di berbagai bidang industri jasa, bisnis, maupun pemerintahan.
Pembahasan Capaian Pembelajaran CP Per Elemen
Berikut pembahasan Capaian Pembelajaran (CP) Fase F untuk program keahlian Manajemen Perkantoran, berdasarkan acuan Kurikulum Merdeka:
1. Pengelolaan Administrasi Umum
Makna CP: Peserta didik memahami prinsip-prinsip administrasi umum dan mampu mengelola kegiatan korespondensi, perjalanan dinas, dan penjadwalan kegiatan pimpinan secara profesional.
Keterampilan:
- Menyusun dan mengelola surat resmi dalam Bahasa Indonesia dan Inggris.
- Menangani proses surat masuk dan keluar (mail handling).
- Menyusun jadwal harian pimpinan (daily agenda).
- Mempersiapkan dan mengelola perjalanan dinas.
Relevansi: Penguasaan administrasi umum menjadi fondasi utama staf administrasi dan sekretaris profesional.
2. Komunikasi di Tempat Kerja
Makna CP: Peserta didik dapat berkomunikasi lisan secara profesional dengan kolega dan pelanggan menggunakan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, atau bahasa asing lainnya sesuai kebutuhan kerja.
Keterampilan:
- Berkomunikasi secara langsung maupun melalui telepon dengan sopan dan efektif.
- Mengelola informasi dan menyampaikan pesan dengan jelas dan tepat sasaran.
- Menyesuaikan gaya komunikasi sesuai konteks formal atau informal di tempat kerja.
Relevansi: Komunikasi efektif merupakan kunci pelayanan prima dan pencapaian tujuan organisasi.
3. Pengelolaan Kearsipan
Makna CP: Peserta didik mampu mengelola arsip kantor secara sistematis menggunakan metode manual maupun digital.
Keterampilan:
- Menyortir, menyimpan, dan memusnahkan dokumen sesuai jadwal retensi arsip.
- Menggunakan aplikasi e-arsip dan sistem pengarsipan digital.
- Menyusun indeks dan kode klasifikasi arsip.
Relevansi: Kearsipan yang baik menjamin kemudahan akses informasi dan efisiensi kerja perkantoran.
4. Teknologi Perkantoran
Makna CP: Peserta didik menguasai penggunaan teknologi perkantoran untuk menunjang pekerjaan administratif.
Keterampilan:
- Mengetik cepat menggunakan 10 jari (keyboarding).
- Mengoperasikan alat kantor seperti printer, mesin fotokopi, dan scanner.
- Menggunakan software kantor (Word, Excel, PowerPoint).
- Menyimpan dan mengakses file melalui layanan cloud (Google Drive, OneDrive).
- Mengakses data dan informasi dari internet secara efisien.
Relevansi: Teknologi perkantoran adalah bagian integral dari kantor modern dan pekerjaan jarak jauh.
5. Pengelolaan Rapat/Pertemuan
Makna CP: Peserta didik memahami dan melaksanakan tahapan kegiatan rapat secara online maupun offline.
Keterampilan:
- Menyiapkan undangan, ruangan, dan perangkat rapat.
- Menyusun bahan presentasi (slide) untuk pimpinan.
- Membuat notulen atau berita acara secara akurat.
Relevansi: Rapat yang efektif mendukung pengambilan keputusan strategis dan koordinasi antarbagian.
6. Pengelolaan Keuangan Sederhana
Makna CP: Peserta didik mengelola keuangan kantor skala kecil secara tertib dan akuntabel.
Keterampilan:
- Mengelola dan mencatat pengeluaran kas kecil.
- Menyusun laporan keuangan sederhana.
- Melakukan transaksi perbankan dan pembayaran non-tunai.
Relevansi: Kemampuan ini penting bagi staf administrasi untuk mendukung fungsi keuangan perusahaan skala kecil/menengah.
7. Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)
Makna CP: Peserta didik memahami sistem ketenagakerjaan dan administrasi kepegawaian.
Keterampilan:
- Menyusun dan mengarsip data karyawan.
- Memahami hak dan kewajiban tenaga kerja berdasarkan peraturan perundangan.
- Membuat dokumen administrasi SDM seperti absensi, cuti, dan surat keterangan.
Relevansi: Administrasi SDM mendukung tata kelola tenaga kerja yang tertib dan profesional.
8. Pengelolaan Sarana dan Prasarana
Makna CP: Peserta didik memahami pentingnya pengelolaan ruang, fasilitas, dan perlengkapan kantor.
Keterampilan:
- Menyusun tata letak ruang kerja yang ergonomis dan fungsional.
- Mendata kebutuhan furnitur dan perlengkapan kantor.
- Mengelola pemeliharaan fasilitas dan peralatan kerja.
Relevansi: Manajemen fasilitas kantor mendukung kenyamanan, keamanan, dan produktivitas kerja.
9. Pengelolaan Humas dan Keprotokolan
Makna CP: Peserta didik memahami prinsip komunikasi publik dan pelaksanaan kegiatan keprotokolan.
Keterampilan:
- Menyusun media komunikasi humas (brosur, rilis berita).
- Memahami kode etik profesi humas.
- Menyiapkan acara resmi sesuai aturan keprotokolan.
- Menjalin hubungan baik dengan mitra kerja atau tamu penting.
Relevansi: Kehumasan dan keprotokolan sangat penting dalam membangun citra lembaga dan menjalin relasi eksternal.
ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) Manajemen Perkantoran Fase F
Berikut contoh ATP dari mata pelajaran Manajemen Perkantoran Fase F
| Elemen | Capaian Pembelajaran | No | Tujuan Pembelajaran (TP) | ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) |
|---|---|---|---|---|
| 1. Pengelolaan Administrasi Umum | Peserta didik mampu memahami pengelolaan administrasi umum, melaksanakan korespondensi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta menangani surat-menyurat. | 1.1 | Mengidentifikasi jenis-jenis surat dalam kegiatan administrasi kantor. | Menjelaskan fungsi dan perbedaan antara surat dinas, surat niaga, dan surat pribadi. |
| 1.2 | Menyusun surat dinas sesuai struktur dan bahasa baku. | Membuat surat dinas resmi menggunakan format standar dan memperhatikan ejaan serta tata bahasa. | ||
| 1.3 | Menyusun jadwal kegiatan harian pimpinan secara efisien. | Menyusun agenda pimpinan berdasarkan skala prioritas dan waktu kerja yang tersedia. | ||
| 2. Komunikasi di Tempat Kerja | Peserta didik mampu menerapkan prosedur komunikasi lisan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta mengelola informasi kerja. | 2.1 | Melakukan komunikasi langsung dengan pelanggan atau kolega secara profesional. | Mempraktikkan dialog layanan langsung dengan memperhatikan etika komunikasi dan sikap sopan. |
| 2.2 | Melakukan percakapan telepon kerja secara efektif. | Melatih komunikasi via telepon dengan memperhatikan struktur, intonasi, dan kejelasan informasi. | ||
| 2.3 | Menyampaikan informasi internal secara tertulis. | Menulis memo, pengumuman, atau laporan singkat sesuai standar komunikasi kantor. | ||
| 3. Pengelolaan Kearsipan | Peserta didik mampu menerapkan pengelolaan arsip secara manual dan elektronik. | 3.1 | Mengidentifikasi jenis arsip dan sistem pengarsipan. | Menjelaskan jenis arsip (aktif, inaktif, vital) dan metode pengarsipan manual atau digital. |
| 3.2 | Mengelola arsip digital menggunakan aplikasi. | Mengunggah, menyimpan, dan menelusuri dokumen melalui sistem pengarsipan berbasis cloud. | ||
| 3.3 | Menyusun prosedur pemusnahan arsip tidak aktif. | Merancang tahapan pemusnahan arsip sesuai regulasi dan siklus retensi arsip. |
Modul Manajemen Perkantoran Fase F Lengkap & Siap Pakai

Dapatkan kumpulan modul ajar dan ATP lengkap untuk Program Keahlian Manajemen Perkantoran Fase F hanya di gtk.or.id. Materi dirancang berdasarkan CP dan ATP resmi, menggunakan pendekatan berbasis proyek, dan siap mendukung pembelajaran kontekstual serta keterampilan administrasi modern di kelas.