Mata pelajaran Sistem Informasi Jaringan dan Aplikasi (SIJA) dalam Fase F dirancang untuk membekali peserta didik dengan keterampilan dan pengetahuan mendalam di bidang teknologi informasi, khususnya jaringan komputer dan pengembangan aplikasi berbasis komputasi awan.
Penyusunan capaian pembelajaran ini mengacu pada prinsip utama Kurikulum Merdeka, yaitu pembelajaran yang berpihak pada siswa, berbasis konteks nyata, dan mendorong pertumbuhan karakter serta kompetensi abad ke-21. Kurikulum ini memberi ruang bagi peserta didik untuk belajar sesuai dengan tahap capaian mereka, melalui aktivitas yang menantang dan bermakna.
Salah satu pendekatan yang digunakan adalah Deep Learning, yaitu pembelajaran yang tidak hanya menekankan penguasaan konten, tetapi juga pemahaman mendalam, keterampilan metakognitif, dan kemampuan transfer pengetahuan ke situasi baru. Dalam konteks SIJA, ini diterapkan melalui pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), pemecahan masalah nyata (Problem-Based Learning), serta kegiatan reflektif yang memungkinkan siswa menyusun makna atas apa yang mereka pelajari.
CP Capaian Pembelajaran SIJA Fase F

Berikut pembahasan Capaian Pembelajaran (CP) Fase F untuk program keahlian SIJA (Sistem Informasi Jaringan dan Aplikasi) berdasarkan Kementerian Pendidikan :
Capaian Umum
Pada akhir Fase F, peserta didik diharapkan memiliki pemahaman mendalam terkait bidang Sistem Informasi Jaringan dan Aplikasi, khususnya pada area:
- Service Design (UX & CX)
- Infrastructure-as-a-Service (IaaS)
- Platform-as-a-Service (PaaS)
- Software-as-a-Service (SaaS)
- Sistem Keamanan Jaringan
- Internet-of-Things (IoT)
- Instalasi Jaringan Komputer
Peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga terampil menerapkan, mendokumentasikan, dan mengkomunikasikan hasil pembelajaran, serta mampu memecahkan masalah sesuai standar industri.
Pembahasan per Elemen CP
Pembahasan tiap elemen CP SIJA Fase F bertujuan menjabarkan kompetensi inti menjadi tujuan pembelajaran yang aplikatif dan sesuai kebutuhan industri. Setiap elemen disusun agar relevan dengan karakteristik siswa SMK, perkembangan TIK, dan nilai-nilai profil pelajar Pancasila, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan kontekstual.
1. Service Design
Makna CP: Peserta didik harus memahami User Experience (UX) dan Customer Experience (CX), yaitu bagaimana sebuah produk atau layanan digital memberikan pengalaman optimal bagi pengguna.
Keterampilan:
- Membuat user journey map untuk melihat alur interaksi pengguna.
- Mendesain wireframe atau prototype sederhana.
- Mengomunikasikan hasil desain melalui presentasi atau dokumentasi visual.
Konteks Industri: UX dan CX sangat krusial pada pembuatan aplikasi atau sistem, karena memengaruhi kepuasan dan loyalitas pengguna.
2. Infrastructure-as-a-Service (IaaS)
Makna CP: Fokus pada pemahaman, instalasi, dan pengelolaan infrastruktur komputasi awan berbasis virtualisasi dan sistem operasi jaringan.
Keterampilan:
- Menginstal sistem operasi jaringan di server virtual (misal: Linux server).
- Menggunakan teknologi virtualisasi (VMware, VirtualBox, Proxmox).
- Menerapkan infrastructure automation dengan tools seperti Ansible, Puppet, atau Chef.
- Monitoring kinerja server menggunakan Zabbix atau Prometheus.
Konteks Industri: IaaS menjadi fondasi layanan cloud modern, dipakai pada platform seperti AWS EC2 atau Google Compute Engine.
3. Platform-as-a-Service (PaaS)
Makna CP: Peserta didik mempelajari bagaimana platform aplikasi (Web Server, DNS, Database, Mail Server) dikelola untuk mendukung sistem cloud.
Keterampilan:
- Instalasi dan konfigurasi Web Server (Apache/Nginx).
- Membuat dan mengelola DNS serta Database Server (MySQL, PostgreSQL).
- Mengimplementasikan kontainerisasi (Docker) untuk efisiensi deployment.
- Melakukan backup dan recovery sistem platform.
Konteks Industri: PaaS merupakan layanan di mana pengembang bisa fokus pada aplikasi tanpa perlu memikirkan hardware.
4. Software-as-a-Service (SaaS)
Makna CP: Mengembangkan perangkat lunak berbasis cloud, mulai dari web statis hingga dinamis, serta integrasi RESTful API dan aplikasi mobile.
Keterampilan:
- Pemrograman front-end (HTML, CSS, JS) dan back-end (PHP, Node.js, atau sejenisnya).
- Menghubungkan aplikasi ke REST API.
- Mengembangkan aplikasi mobile (React Native/Flutter).
- Menerapkan framework big data (Hadoop/Spark).
Konteks Industri: SaaS seperti Google Workspace, Trello, dan Zoom adalah contoh nyata layanan berbasis cloud.
5. Sistem Keamanan Jaringan
Makna CP: Peserta didik memahami ancaman keamanan, firewall, VPN, serta ethical hacking.
Keterampilan:
- Konfigurasi firewall (iptables, pfSense).
- Implementasi VPN untuk keamanan data.
- Melakukan penetration testing dasar secara prosedural.
- Menganalisis log untuk mendeteksi serangan siber.
Konteks Industri: Keamanan jaringan adalah fondasi utama bagi keberlangsungan layanan cloud dan data center.
6. Internet-of-Things (IoT)
Makna CP: Peserta didik belajar menghubungkan perangkat fisik (sensor/mikrokontroler) dengan platform IoT.
Keterampilan:
- Pemrograman Arduino atau ESP32.
- Integrasi IoT ke server atau cloud.
- Membuat prototipe IoT (misalnya smart home, sensor suhu).
Konteks Industri: IoT banyak digunakan di industri 4.0, seperti smart factory, agriculture, dan transportasi cerdas.
7. Instalasi Jaringan Komputer
Makna CP: Peserta didik mampu melakukan instalasi jaringan (kabel maupun nirkabel) dengan standar industri.
Keterampilan:
- Penggunaan alat ukur jaringan (LAN tester, TDR).
- Crimping kabel UTP/fiber optik.
- Konfigurasi dasar switch, router, dan access point.
- Membuat laporan instalasi.
Konteks Industri: Instalasi jaringan adalah keterampilan dasar teknisi jaringan dan engineer IT.
ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) SIJA Fase F
ATP SIJA Fase F dirancang untuk membekali siswa SMK jurusan Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi dengan kompetensi di bidang pengelolaan jaringan, pengembangan aplikasi, dan sistem informasi, sekaligus membentuk karakter pelajar Pancasila yang siap bersaing di era digital.
| Elemen | Capaian Pembelajaran | No | Tujuan Pembelajaran (TP) | ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) |
| 1. Service Design | Peserta didik memahami dan mampu menerapkan konsep UX & CX design, serta mampu menjelaskan kembali ide desain yang telah dibuat. | 1.1 | Mengidentifikasi prinsip dasar UX dan CX dalam produk digital. | Menjelaskan perbedaan dan keterkaitan UX dan CX berdasarkan studi kasus. |
| 1.2 | Membuat alur UX dan CX sederhana berbasis kebutuhan pengguna. | Mendesain wireframe dan user journey menggunakan tools digital. | ||
| 1.3 | Menyajikan hasil desain UX & CX kepada rekan dalam forum presentasi. | Menyusun dan menyampaikan presentasi mengenai solusi UX/CX. | ||
| 2. Infrastructure as a Service | Peserta didik memahami dan mampu menerapkan instalasi sistem operasi jaringan dan layanan cloud berbasis virtualisasi dan otomasi. | 2.1 | Menjelaskan arsitektur layanan IaaS dan komponen utamanya. | Membuat bagan infrastruktur IaaS dan mengidentifikasi komponennya. |
| 2.2 | Melakukan instalasi sistem operasi jaringan dalam virtual machine. | Menerapkan OS berbasis Linux di lingkungan virtual menggunakan tools seperti VirtualBox atau Proxmox. | ||
| 2.3 | Mengimplementasikan automation untuk provisioning dan monitoring layanan. | Menggunakan tools seperti Ansible, Zabbix, atau sejenisnya untuk deployment otomatis dan pemantauan sistem. | ||
| 3. Platform as a Service | Peserta didik memahami konsep layanan platform digital dan mampu menerapkan serta menyelesaikan masalah konfigurasi server. | 3.1 | Mendeskripsikan fungsi layanan Web, DNS, Mail, dan Database Server. | Mengklasifikasikan jenis-jenis server dan skenario penggunaannya dalam sistem cloud. |
| 3.2 | Mengkonfigurasi salah satu layanan server pada sistem lokal. | Melakukan instalasi dan konfigurasi Apache/Nginx, PostgreSQL/MySQL sesuai instruksi proyek. | ||
| 3.3 | Mendokumentasikan proses instalasi dan konfigurasi layanan. | Membuat dokumentasi teknis untuk server yang dikonfigurasi, lengkap dengan hasil uji. | ||
| 3.4 | Menganalisis dan menyelesaikan kendala konfigurasi server berbasis studi kasus. | Melakukan troubleshooting server dengan pendekatan logis dan prosedural. |
Modul SIJA Fase F Lengkap & Siap Pakai

Dapatkan kumpulan modul ajar dan ATP lengkap untuk Program Keahlian SMK Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi (SIJA) Fase F hanya di gtk.or.id. Materi disusun berdasarkan CP & ATP resmi, dirancang berbasis proyek, dan siap digunakan untuk pembelajaran kontekstual, adaptif, dan sesuai kebutuhan dunia industri TIK masa kini.